HUT ke 58 Pensiunan Adhyaksa, Makin Tua Makin Bahagia
Melayani, Belas kasih dan Membantu Orang Lain

ADHYAKSAdigital.com –Keluarga Besar Purna Adhyaksa akan memasuki usianya ke 58 (lima puluh delapan) tahun, sejak berdiri 21 Desember 1966 silam. KBPA Mengusung Hashtag “Makin Tua Makin Bahagia”
Dalam semarak HUT ke 58 tahun 2024, KBPA, perkumpulan silaturahmi pensiunan insan Adhyaksa menggelar berbagai kegiatan, even olahraga, anjangsana ke sesama pengurus hingga aksi sosial ke panti asuhan dan ke kelompok masyarakat tidak mampu.
Mengawali bulan bakti sosial jelang HUT ke 58 KBPA, Pengurus Pusat KBPA berbagi kasih kepada anak-anak pemulung yang terletak di daerah Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat 6 Desember 2024.
Wakil Ketua Umum KBPA, Setia Untung Arimuladi mengatakan pengurus pusat KBPA mengutus tim baksos mengunjungi Sekolah Alam Tunas Mulia dan Pondok Tahfiz Tunas Mulia di Bantar Gebang.
“Kegiatan baksos ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Ke 58 KBPA tahun 2024,” ucap Setia Untung dalam keterangannya melansir rehatkopi.id, Senin 9 Desember 2024.
Ia mengatakan, sekolah yang terletak di tengah area pembuangan sampah Bantar Gebang ini menampung anak-anak dari berbagai latar belakang, termasuk anak-anak yatim piatu dan anak-anak pemulung
“Menurut cerita pengurus, semua fasilitas dan pendidikan di sekolah ini diberikan secara gratis, berkat kerja keras para relawan dan donatur,” tuturnya.
“Kami sangat terharu melihat semangat para guru dan murid di sini. Mereka belajar dan mengajar dengan penuh semangat di tengah keterbatasan. Ini menginspirasi kita semua untuk terus berbagi dan membantu sesama,” sambungnya.
Sementara Koordinator baksos, Babul Khoir menambahkan pemberian baksos sebagai bentuk kepedulian KBPA yang kerap dilakukan jelang kegiatan hari kelahiran perkumpulan ini. “Untuk kali ini kami menyalurkan berbagai kebutuhan sekolah dan sembako kepada anak-anak dan sekolah alam tersebut,” tutur dia.
Dijelaskan Babul Khoir, dalam kunjungan tersebut, tim baksos Pengurus Pusat KBPA menyerahkan sejumlah bantuan, antara lain, peralatan sekolah berupa buku dan alat tulis, serta perlengkapan belajar lainnya. Selain itu pihaknya juga menyumbangkan peralatan sekolah sebanyak 2 buah kipas angin gantung dan 2 buah lemari besi/rak. Kemudian sembako berupa beras sebanyak 500 kg untuk pondok tahfiz.
Untuk menambah kehangatan dalam pertemuan tim baksos dan anak-anak sekolah disuguhkan juga 150 buah nasi kotak untuk para murid dan santri.
Selain pemberian bantuan, acara juga dimeriahkan dengan penampilan marawis dan sholawat oleh murid-murid sekolah dan santri pondok tahfiz.
Kepala Sekolah, Hamsyiati Fafieyana, menyampaikan terima kasih atas kepedulian KBPA melalui kegiatan baksos dan perhatiannya kepada Sekolah Alam Tunas Mulia. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga semangat berbagi ini terus terjaga,” kata Hamsyiati.
Dia menjelaskan pengajarnya volunter semua dari ibu-ibu sekitar daerah sana yang mempunyai kepedulian sosial dan mereka memberikan waktunya dan tidak diberikan gaji.
“Banyak ibu-ibu mengabdikan dirinya untuk kegiatan-kegiatan sosial. Dengan jumlah muridnya, untuk sekolah Paud sebanyak 75 anak, siswa SD kelas 1 sampai kelas 3 ada 75 siswa, untuk kelas 4 sampai kelas 6 ada 45 anak,” tutur dia.
Sementara kata Hamsyiati untuk siswa SMP ada 22 anak, sedangkan santri di Pondok tahfiz ada 60 anak yang terdiri dari kaum dhuafa dan anak-anak pemulung disekitar lingkungan. “Buat anak SMK dengan biaya dari sekolah tersebut, sebanyak ada 8 orang,” tutur dia.
Pihaknya juga memberikan donasi atau bea siswa bagi lulusan SMU atau SMK yang berprestasi, apabila hendak meneruskan kuliah.”Salah satu keluaran siswa didik dari sekolah alam ini, sudah ada lulusan sarjana psikologi, dari alumni sekolah ini dan kembali ketempat ini untuk mengabdikan ilmunya,” ungkap dia.
Kegiatan baksos ini menjadi bukti bahwa kepedulian sesama tidak mengenal batas. Ditambahkan Setia Untung Arimuladi, ia mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam aksi sosial seperti ini. “Mari kita bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia,” ajaknya.
Adapun ikut hadir dalam kegiatan baksos KBPA para pengurus pusat yang terdiri dari Sri Harijati P, Erbindo Saragih, Sucipto, dokter Hendra, Sadono, dan Rostyana Sebayang. (Felix Sidabutar)




