Bangganya Kajari Badung, Desa Binaannya Raih JAGA DESA AWARD 2026

ADHYAKSAdigital.com –Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) menggelar even JAGA DESA AWARD 2026, di Jakarta, Minggu 19 April 2026.
Terdapat 3 (tiga) kategori Penilaian yakni, Kategori Tertib Pengelolaan Keuangan Desa, Kepatuhan Entri Data Aplikasi Jaga Desa dan Film Pendek Jaga Desa.
Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, didaulat meraih penghargaan peringkat II (dua) Kategori Tertib Pengelolaan Keuangan Desa .
Kepala Kejaksaan Negeri Badung, Sutrisno Margi Utomo mengaku bangga atas raihan penghargaan JAGA DESA AWARD 2026 yang diterima Desa Kutuh, peringkat kedua nasional dalam kategori Tertib Pengelolaan Keuangan Desa.
“Kita bangga atas raihan ini. Ini semua berkat kolaborasi dan sinergitas antara Kejari Badung, Pemerintah Kabupaten Badung dan aparatur pemerintahan desa dalam mengawal program JAGA DESA,” ujar Kajari Badung Sutrino Margi Utomo kepada ADHYAKSAdigital, Selasa 21 April 2026
Disampaikannya, sinergi ini merupakan bentuk pencegahan dalam penyimpangan pengelolaan Dana Desa. Kegiatan Jaga Desa Kejari Badung merupakan tindak lanjut dari arahan Jaksa Agung Republik Indonesia agar tidak mengkriminalisasi Kepala Desa dan kejaksaan membantu kepala desa dalam pengelolaan Dana Desa.
Kajari Badung Sutrisno Margi Utomo berharap Desa Kutuh menjadi role model bagi desa lain dalam tertib pengelolaan dana desa. Ke depan, semakin banyak desa yang berpartisipasi dalam ajang penghargaan ini dan mampu meraih penghargaan.
“Kedepan menjadi tolak ukur dan penyemangat Kepala Desa lainnya di wilayah Kabupaten Badung untuk mengelola Dana Desa dengan baik, akuntabel, transparan dan bermanfaat,” pesan Kajari Badung Sutrisno Margi Utomo.
Acara Jaga Desa Award dihadiri oleh Jaksa Agung Prof Dr. ST Burhanuddin, Plt Wakil Jaksa Agung sekaligus JAM PIdum Prof Dr Asep N Mulyana, Prof Dr Reda Manthovani selaku Jaksa Agung Muda Intelijen, Dr. M Ali Ridho selaku JAM Pidmil dan Pejabat utama Kejaksaan Agung, Menteri Desa, Hashim Djojohadikusumo (wakil Ketua dewan pembina partai Gerindra) dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan pejabat dari APBEDNAS. (Felix Sidabutar)




