Ini Dia Sapta Putra, Anak Medan Pendekar Penegakan Hukum di Deliserdang

ADHYAKSAdigital.com — Rabu, 11 Maret 2026, CEO ADHYAKSAdigital, Felix Sidabutar melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Negeri Deliserdang, Sumatera Utara di Kota Lubukpakam.
Hari itu, Kepala Kejaksaan Negeri Deliserdang, Sapta Putra, SH. MH menyambut kedatangan CEO ADHYAKSAdigital. Dengan penuh ramah dan kehangatan, pertemuan hari itu begitu spesial, pertemuan dua sahabat yang bernostalgia, seiring hubungan persahabatan kami sudah sangat lama terjalin sejak Sapta Putra masih seorang jaksa muda pada tahun 2000 silam.
Menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Deliserdang saat ini, Sapta Putramengaku dengan seluruh hati dan pikirannya dengan totalitas memberikan sumbangsih positif bagi masyarakat setempat, pelaku usaha dan Pemerintah Kabupaten Deliserdang.
“Saya dapat perintah langsung dari Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk membawa Kejari Deliserdang bangkit menuju pelayanan dan penegakan hukum yang profesional, berintegritas dan berhati nurani. Mengingat masa lalu kinerja yang jauh dari visi dan misi Kejaksaan. Kini menjadi tanggung jawab saya membawanya bangkit,” ucap Sapta Putra.

Pelayanan dan penegakan hukum Kejaksaan Republik Indonesia dibawah kepemimpinan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengalami banyak perubahan. Insan Adhyaksa dimana pun berada diperintahkan untuk mampu mengimplementasikan pelayanan dan penegakan hukum Kejaksaan yang profesional, berintegritas dan berhati nurani.
Dibekali pengalaman sebagai jaksa yang profesional, berintegritas dan bermoral dengan penempatan kerja di berbagai daerah, Sapta Putra mengajak jajarannya dengan satu komando untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, pelaku usaha dan Pemkab Deliserdang.
Dia menuturkan sebagai seorang jaksa dituntut untuk terus membekali diri dengan keilmuan dan pengalaman. Beragam tindak pidana ada ditengah kehidupan masyarakat seiring era moderen saat ini, jaksa juga dituntut untuk terus berbenah, profesional dan berintegritas.
Bahkan kini pergesaran penegakan hukum Kejaksaan lebih mengedepankan hati nurani. Penegakan hukum keadilan restoratif kini sungguh-sungguh dirasakan masyarakat. ” Ini menandakan penegakan hukum Kejaksaan dekat dengan masyarakat guna terwujudnya keadilan, solidaritas dan harmonisasi dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Kejaksaan kini peroleh “Public Trust”, bagi Sapta Putra menjadi beban moral agar Public Trust itu tetap terawat. Sebagai mantan Asisten Intelijen Kejati Riau, Sapta mengakui besarnya peran media dalam menyiarkan kinerja positif Kejaksaan selama ini.
“Amanah sebagai Kajari Deliserdang harus saya jaga dan saya semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Deliserdang dan pemerintah setempat. Saya mengedepankan silaturahmi dan koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah setempat. Ini semua kita lakukan agar Kejaksaan bermanfaat dan dekat dengan masyarakat,” tegas Sapta Putra.
Sapta Putra mengaku bangga dan terharu mampu menapaki karir sebagai jaksa hingga mampu menduduki jabatan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Deliserdang, satuan kerja Kejari Type A. Itu semua berkat dedikasi dan totalitasnya sebagai insan Adhyaksa yang profesional dan berintegritas.
Capaian karir ini terbangun lewat profesionalitas, dedikasi dan disiplin ketat yang tertanam dalam dirinya. Karakter yang berwibawa dan tegas mampu menaruh perhatian institusi Adhyaksa untuk proses karir alumni Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara ini. (Felix Sidabutar)




