Metropolitan

Sah ! Jhonny William Pardede Jabat Aspidsus Kejati Sumut

ADHYAKSAdigital.com — Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Harli Siregar melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap beberapa pejabat struktural di wilayah hukum Kejati Sumut, Asisten Pidana Khusus, Asisten Pemulihan Aset dan Kepala Kejaksaan Negeri Medan, bertempat di Kantor Kejati Sumut, Medan, Rabu 4 Februari 2026.

Salah seorang yang dilantik hari ini adalah Jhonny William Pardede, SH. MH. Dia dilantik untuk jabatan Asisten Pidana Khusus Kejati Sumut. Jhonny Pardede menggantikan pejabat lama Mochamad Jeffry, berpindah tugas ke Kejagung di Jakarta.

Pelantikan terhadap Jhonny William Pardede ini berdasarkan Surat Keputusan Nomor KEP-IV-1734/C/12/2025, tentang Pemindahan, Pemberhentian, dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.

Johnny Wiliam Pardede menggantikan posisi Mochamad Jeffry sebagai Aspidsus Kejati Sumut, yang ditarik ke Kejaksaan Agung RI dengan menempati posisi sebagai Kepala Subdirektorat Monitoring dan Evaluasi pada Direktorat Pengendalian Operasi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung.

Sah ! Jhonny William Pardede Jabat Aspidsus Kejati Sumut
Dalam amanatnya, Kajati Sumut Harli Siregar menegaskan kepada Asisten Pidana Khusus bahwa kejahatan saat ini semakin terstruktur dan terencana. Oleh karena itu, seluruh proses penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

“Penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pemidanaan pelaku, tetapi harus mampu mengembalikan aset hasil kejahatan kepada negara dan masyarakat,” kata Harli.

Sosok Johnny William Pardede sebagai aparat penegak hukum Kejaksaan sudah malang melintang berdinas di sejumlah daerah. Begitu banyak torehan prestasi yang mampu dibanggakan dari kinerja pria alumni Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara ini.Anak Medan Ini Pulang Kampung Jabat Aspidsus Kejati Sumut

Capaian karir ini terbangun lewat profesionalitas, dedikasi dan disiplin ketat yang tertanam dalam dirinya. Karakter yang berwibawa dan tegas mampu menaruh perhatian institusi Adhyaksa untuk proses karir seorang jaksa beretnis Batak Toba ini.

Dengan beragam pengalaman bertugas di sejumlah daerah, pria berkulit kuning langsat ini mampu menjalani pekerjaannya itu dengan penuh tanggung jawab dan profesional. Dia menyadari profesi jaksa di Indonesia dituntut untuk terus belajar dengan keadaan yang terus berkembang, baik skala nasional maupun global. (Felix Sidabutar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button