Puluhan Pasangan Pengantin Baru di Garut Elu-Elukan Helena

ADHYAKSAdigital.com –Rabu 22 Oktober 2025, suasana Kantor Kejaksaan Negeri Garut berbeda dengan hari-hari sebelumnnya. Kantor ramai dengan masyarakat setempat dan sejumlah pejabat pada Pemerintah Kabupaten Garut. Panggung sengaja dibuat lengkap dengan sound system, kursi dan meja berjejer rapi, lengkap dengan pernak pernik hiasan bunga.
Hari itu, Kejari Garut menyelenggarakan pengesahan pernikahan terhadap 19 (sembilan belas) pasangan suami istri/ pria dengan wanita, warga dari sejumlah desa yang tersebar di beberapa Kecamatan Kabupaten Garut. Kegiatan ini menandakan puluhan pasangan ini diresmikan dan diakui keabsahan status pernikahannya oleh negara.
Sebelum pelaksanaan sidang itsbat nikah, seluruh data calon peserta telah diverifikasi oleh pihak Pengadilan Agama Garut, Kantor Urusan Agama (KUA) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemerintah Kabupaten Garut guna memastikan dokumen dan persyaratan telah sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Verifikasi ini penting dilakukan untuk menjamin validitas data dan kelancaran proses persidangan.
Kepala Kejaksaan Negeri Garut Dr. Helena Octavianne, SH. MH. CSSL menuturkan, bahwa saat ini Kejaksaan tidak hanya melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai aparat Penegak Hukum tetapi lebih dari itu Kejaksaan juga merupakan bagian dari masyarakat, artinya Kejaksaan harus dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada dalam masyarakat dan membantu meringankan beban masyarakat
Pada kegiatan ini, sosok Dr. Helena Octavianne, SH. MH. CSSL, Kepala Kejaksaan Negeri Garut menjadi tokoh sentral yang berhasil menyelenggarakan Nikah Massal pasangan suami istri warga Garut hari itu. Raut wajah sumringah, bahagia penuh haru tergambar dalam ekspresi puluhan pasangan pengantin baru yang resmi disahkan secara hukum negara hari itu.
Puluhan pasangan pengantin baru hari itu mengelu-elukan sosok Helena Octavianne. Jaksa perempuan panutan yang tiada henti menebar kebaikan untuk masyarakat Kabupaten Garut, pemerintah daerah dan pelaku usaha di Kabupaten Garut.
“Terima kasih Ibu Helena, ibu orang baik. Semoga Allah SWT memberikan balasan yang layak dan sepantasnya atas kebaikan ibu selama ini. Semoga sehat dan sukses dalam penempatan tugas baru sebagai Kepala Bagian Reformasi Birokrasi di Kejaksaan Agung di Jakarta. Kami mencinta ibu dan merindukan !,” pesan salah satu pasangan suami istri yang baru saja disahkan pernikahannya pada acara hari itu.
Helena Octavianne berhasil meninggalkan nama baik dan legacy selama kepemimpinannya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Garut. Beragam inovasi pelayanan dan penegakan hukum Kejari Garut disambut antusias masyarakat Garut dan aksi-aksi kepeduliannya meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.
Kepemimpinan Helena selama menjabat Kajari Garut diapresiasi banyak pihak, aparatur pemerintahan dan masyarakat setempat. Helena dinilai membawa perubahan dalam pelayanan dan penegakan hukum profesional, berintegritas dan humanis. Dia tegas dan beribawa. Mengayomi seluruh Insan Adhyaksa Kejari Garut, bersinergi dengan seluruh stake holder.
Kandidat gelar Doktor Pengembangan Sumber Daya Manusia dari Universitas Airlangga Surabaya ini merangkul semua golongan masyarakat, suku dan agama yang berbeda untuk bahu membahu membantu Pemerintah Kabupaten Garut dalam merealisasikan program pembangunan.
“Keteladanan itu lahir dari integritas dan keikhlasan dalam menjalani setiap proses kehidupan. Meneguhkan pribadi yang tak bergeming atas gemerlapnya duniawi. Tebar kebaikan, bertanggung jawab dan setia. Taat pada ajaran Allah SWT,” ujar Helena.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU, Wakil Bupati Garut, drg. L. Putri Karlina, MBA, Anggota Komisi X DPR RI Dapil Jabar XI, Muhammad Hoerudin Amin, Sekertaris Daerah Kabupaten Garut, Drs. H. Nurdin Yana, M.H.
Selanjutnya, Ketua Pengadilan Agama Garut, Drs. H. Ayip, M.H,Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, Dr. H. Saepulloh, S.Ag., M.Pd.I,Kepala Dinas PPKBPPPA Kabupaten Garut, H. Yayan Waryana dan Kepala Kantor Urusan Agama dari beberapa Kecamatan di wilayah Kabupaten Garut. (Felix Sidabutar)




