Nasional

Kejari Sukoharjo Ajak Generasi Muda Perangi Korupsi

ADHYAKSAdigital.com –Komitmen Kejaksaan bermanfaat bagi pemerintah dan warga tidak semata-mata jargon belaka. Berbagai peran kerap diaktualisasikan, bertujuan warga dan aparaturnya melek hukum dan menjauhi hukuman. Terlebih dalam upaya penegakan hukum pemberantasan korupsi.

Kepala Kejaksaan Negeri Sukoharjo, Jawa Tengah, Dr. Titin Herawati Utara, SH.MH mengajak mahasiswa, pemuda dan pelajar untuk terus menggalakkan budaya anti korupsi dalam kehidupan kesehariannya, di kampus, sekolah maupun keluarga. Pasalnya, korupsi telah menjadi masalah serius dan menjadi ancaman terhadap pembangunan dan prinsip demokrasi.

Menggandeng Komisi Kejaksaan Republik Indonesia, Kejari Sukoharjo menggelar Diskusi Publik bersama 200 pemuda lintas pendidikan dan organisasi, yakni mahasiswa yang tergabung di BEM dan Senat Mahasiswa se Solo Raya, Karang Taruna dan pengurus OSIS sejumlah sekolah di Solo Raya, di Gedung Menara Wijaya, Sukoharjo, Jumat 26 September 2025.
Diskusi Publik yang digagas Kejari Sukoharjo ini menghadirkan sejumlah tokoh menjadi narasumber, yakni Ketua Komisi Kejaksaan RI, Prof. Dr. Pujiyono Suwadi, SH. MH, Founder Dua Naga Corporation, Luki Adhi Sulaksono, Ketua TPAD Jawa Tengah dan anggota dewan Dr. Zulkifli dan Machmud Luthfi Huzain.

“Kejari Sukoharjo terpanggil memberikan edukasi terhadap generasi muda Kabupaten Sukoharjo untuk memerangi korupsi. Menjadikan pribadi yang anti terhadap korupsi,” ujar Kajari Sukoharjo Titin Herawati Utara dalam sambutannya pada diskusi hari itu.
Kajari Sukoharjo Titin Herawati Utara menuturkan, diskusi publik yang digagas pihaknya ini bertujuan terbangunnya sadar hukum secara dini untuk generasi muda di Solo Raya sehingga memiliki karakter, berintegritas, bersikap jujur dan menolak korupsi

Ketua Komisi Kejaksaan RI, Pujiyono Suwadi dalam diskusi publik ini berharap para generasi muda ini mampu menyebarkan kesadaran hukum di kalangan teman-temannya di kampus, sekolah dan masyarakat.
“Kalian adalah agen perubahan. Kesadaran hukum yang kalian miliki akan menginspirasi anak-anak lain, menciptakan generasi muda Solo Raya yang lebih baik,” harap Guru Besar Universitas Sebelas Maret, Solo ini. (Felix Sidabutar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button