Nasional

Rara Bersama Si Jadoel Berkeliling Kampung Edukasi Hukum

ADHYAKSAdigital.com –Jaksa Edukasi Online (JaDoel) adalah program inovasi dan kreatif Kejaksaan Negeri Kendal, Jawa Tengah dalam mengkampanyekan Sadar Hukum dan Menjauhi Hukuman kepada masyarakat luas. Si JaDoel ini digandrungi masyarakat setempat. Konten-konten yang ditampilkan menarik dan mudah dipahami

Ada sosok Raden Rara Putri Ayu Priamsari, jaksa yang menggagas program edukasi hukum Si JaDoel Kejaksaan Negeri Kendal ini. Dia berkeliling kampung di Kabupaten Kendal membawa misi memberikan pendidikan kesadaran hukum kepada masyarakat.

Selain berkeliling kampung, Rara bersama tim kreatifnya setiap pekannya menggelar forum diskusi edukasi hukum. Dalam kegiatan ini, Rara juga kerap mengundang masyarakat dan sejumlah tokoh, baik itu dari kalangan pelajar, pendidik, ulama, aparatur pemerintahan dan aktivis.
Saat pertemuan dalam edukasi hukum dan penyuluhan hukum, tim kreatif Kejari Kendal mendokumentasikan dialog maupun diskusi pada kegiatan edukasi hukum yang di gelar. Videonya diunggah di media sosial Instagram Kejari Kendal.

Program edukasi hukum Si JaDoel (Jaksa Edukasi Online) dikemas dalam video sketsa berdurasi singkat dan diunggah melalui akun Instagram resmi Kejaksaan Negeri Kendal.

Lewat video berdurasi 2-3 menit yang ditayangkan di media sosial Kejari Kendal setiap Jumat, Rara membahas persoalan hukum sehari-hari yang sering ditemui masyarakat. Dibungkus dengan sentuhan komedi, pesan-pesan hukum itu terasa lebih ringan dan mudah dipahami.

Kerja-kerja tulus melayani sepenuh hati yang dilakukan Rara lewa program Si JaDoel, membawa jaksa perempuan ini meraih ADHYAKSA AWARDS 2025. Dia menerima ADHYAKSA AWARDS 2025, sebagai Jaksa Kreatid Dalam Edukasi Hukum pada malam penganugerahaan ADHYAKSA AWARDS 2025 di Jakarta, Selasa 23 September 2025.

Di atas mimbar acara pada malam itu, Rara tak kuasa menahan tangis haru dan bangga atas ADHYAKSA AWARDS yang diterimanya. Menurutnya penghargaan yang diterima bukan sekadar hadiah. Dia menilai penghargaan itu sebagai amanah yang harus dijaga dan dipertahankan.
“Ini bukan sekedar hadiah, tapi ke depan ini kalau saya tidak bisa mengemban amanah ini bisa jadi beban. Karena menjadi juara itu berat daripada meraihnya. Mempertahankan lebih berat daripada meraihnya,” ujarnya.

Dia ingin ke depan penghargaan itu bermanfaat. Bukan hanya untuk institusi saja tapi juga masyarakat.”Ke depan saya harus membuktikan ini lebih konsisten lebih bermanfaat untuk institusi dan untuk masyarakat,” imbuhnya.

ADHYAKSA AWARDS merupakan penghargaan bagi jaksa-jaksa hebat, tangguh, profesional, berintegritas dan berprestasi dalam berbagai aspek tugas jaksa pada pelayanan dan penegakan hukum kepada masyarakat. (Felix Sidabutar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button