
ADHYAKSAdigital.com — Anak-anak Papua terus bergerak mengejar mimpi, belajar dan terus belajar, mempersiapkan kemampuan dan keahlian, sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, tangguh, profesional dan berintegritas.
Nixon Nikolaus Nilla Mahuse, adalah salah seorang anak Papua yang terus mengejar mimpi, menempah diri dan menuntut ilmu hingga ke jenjang pendidikan tinggi.
Anak Papua ini mampu menyelesaikan program Pasca Sarjana Doktoralnya dari Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Makassar. Dia bangga di depan namanya tersemat gelar Doktor. Anak Papua ini kini menyematkan namanya Dr. Nixon Nikolaus Nilla Mahuse, SH. MH.
Mengambil tempat di Gedung Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Makasar, Jumat 8 Agustus 2025, Nixon Nikolaus Nilla Mahuse, yang juga seorang aparat penegak hukum Kejaksaan Republik Indonesia (jaksa) ini diuji dan disidangkan oleh dosen dan penguji, sebagian guru besar pada Kampus kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan ini.
Disertasinya berjudul “Perlindungan Hukum Masyarakat Adat Papua Dalam Pelestarian Fungsi Hutan Adat Untuk Mendukung Pengelolaan Hutan Berkelanjutan di Provinsi Papua “. Judul Disertasi ini membuktikan Nixon Mahuse bangga sebagai Anak Papua dan kecintaannya terhadap Papua, tanah kelahiran dan leluhurnya.
Pengambilan judul disertasi tersebut tentu bukan tanpa alasan. Buah pemikiran ini berangkat dari kegundahan Nixon Mahuse sebagai aparat penegak hukum, yang melihat masih kurangnya perlindungan hukum yang diberikan oleh negara kepada Masyarakat Hukum Adat Papua dan pengelolaan dan pemanfaatan Hutan Adat Papua
Nixon Mahuse adalah salah seorang sosok inspiratif bagi anak Papua. Dia dalam disertasinya menginginkan Masyarakat Adat Papua mampu sejajar dengan Masyarakat Hukum Adat yang ada di sejumlah daerah di Indonesia. Masyarakat Hukum Adat Papua memiliki otoritas dan jaminan dan perlindungan hukum dari negara.
Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Papua ini menyampaikan, perlindungan hukum terhadap Masyarakat Hukum Adat Papua, hak atas tanah dan sumber daya alam. Masyarakat Hukum Adat Papua memiliki peran penting dalam perlindungan hak-hak masyarakat adat dan pengelolaan wilayah adat di Papua.
Pada disertasinya, Nixon Nikolaus Nilla Mahuse menyampaikan Hutan Adat Papua harus benar-benar dikelola dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan Masyarakat Hukum Adat Papua dan masyarakat Papua secara luas.
Begitu besar dan pentingnya arti sebuah pendidikan, sebagai Anak Papua, Nixon Nikolaus Nilla Mahuse, mantan Kepala Kejaksaan Negeri Fakfak ini ingin memberi contoh kepada anak-anak Papua untuk mengejar mimpi meraih pendidikan tinggi.
Kepada Insan Adhyaksa, maka diharapkan dapat berlomba-lomba mengembangkan kapasitas keilmuan, tidak hanya untuk diri pribadi, tetapi juga dalam rangka memberikan kontribusi dan sumbangsih pemikiran guna pengembangan instusi Kejaksaan yang penuh tantangan dalam pelayanan dan penegakan hukum, seiring dengan perkembangan ilmu hukum yang terus dinamis diiringi dengan digitalisasi teknologi.
Nixon, alumni Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin ini menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanan akademiknya, serta menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam memperkuat penegakan hukum yang adil dan berintegritas.
Tanah Papua tanah leluhur
Di sana aku lahir
Bersama angin, bersama daun
Aku di besarkan
Hitam kulit keriting rambut, aku Papua
Hitam kulit keriting rambut, aku Papua
Biar nanti langit terbelah, aku Papua
Penulis : Felix Sidabutar




