Kejari Sanggau Apresiasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Digital

ADHYAKSAdigital.com — Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau, Kalimantan Barat Dedy Irwan Virantama, SH. MH memberikan apresiasi atas terlaksananya penggunaan teknologi digital pelayanan kesehatan bagi warga Kabupaten Sanggau yang difasilitasi RSUD Sanggau.
Hal ini disampaikan Dedy Irwan Virantama saat acara penandatangan kerjasama kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sanggau, RSUD Temenggung Gergaji, Dinkes Kabupaten Sanggau dan Nexmedis sebagai penyedia Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) berbasis AI, pekan lalu.
“Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam mendorong percepatan transformasi digital layanan kesehatan, sekaligus memperkuat prinsip transparansi dan akuntabilitas publik,” ujar Kajari Sanggau Dedy Irwan Virantama.
Dia menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata sinergi lintas sektor dalam menghadapi tantangan kesehatan di era digital. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret menuju penguatan tata kelola layanan publik yang lebih efisien, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik.
“Melalui implementasi SIMRS berbasis AI yang dikembangkan oleh Nexmedis, RSUD Temenggung Gergaji dan Dinkes Kabupaten Sanggau, kini memiliki sistem terpadu yang mampu mengelola data pasien, logistik farmasi, monitoring penyakit, hingga pelaporan secara real-time dan terintegrasi. Dan teknologi ini juga membantu tenaga kesehatan dalam pengambilan keputusan, mempercepat proses layanan, dan meminimalisir kesalahan administratif,” jelas Kajari Sanggau.
Dia menegaskan bahwa dukungan Kejaksaan tidak hanya bersifat simbolik, melainkan substantif dalam memastikan seluruh proses transformasi digital ini berjalan sesuai regulasi yang berlaku.”Kejaksaan berperan aktif dalam fungsi pengawasan, pendampingan hukum, dan penegakan prinsip-prinsip good governance, guna menjamin bahwa penggunaan teknologi ini benar-benar memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kejaksaan juga menilai bahwa transformasi digital di sektor kesehatan harus diiringi dengan penguatan integritas, efisiensi anggaran, dan peningkatan aksesibilitas layanan di daerah, termasuk di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Sanggau.
“Berdasarkan data yang ada hingga saat ini, tingkat pemanfaatan teknologi dalam sistem manajemen rumah sakit di Kabupaten Sanggau masih berada di bawah 30 persen. Fakta ini menunjukkan masih besarnya ruang untuk peningkatan efisiensi dan kualitas layanan kesehatan melalui digitalisasi. Melalui kerja sama strategis ini,” tandasnya.
“Diharapkan RSUD Temenggung Gergaji dapat menjadi role model dan stimulan bagi rumah sakit lainnya di wilayah Sanggau untuk mulai mengadopsi sistem manajemen berbasis teknologi digital secara menyeluruh,” sambungnya.
Dedy menyampaikan apresiasi kepada PT Nexmedis atas komitmennya dalam mendukung program transformasi digital di sektor kesehatan melalui keterlibatan aktif pihak swasta, khususnya lewat program Corporate Social Responsibility (CSR).Kolaborasi ini dinilai sebagai contoh nyata kemitraan strategis antara pemerintah dan sektor swasta dalam membangun sistem pelayanan publik yang lebih modern, efisien, dan berdaya saing.
“Digitalisasi bukan hanya tentang penggunaan sistem, tetapi tentang perubahan paradigma dalam memberikan layanan yang lebih cepat, tepat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kolaborasi ini menjadi contoh baik bagi daerah lain yang ingin mendorong reformasi sektor kesehatan secara menyeluruh,” ujarnya.
Langkah strategis ini turut mendukung agenda nasional dalam mewujudkan transformasi layanan kesehatan berbasis digital, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Sanggau. Dengan hadirnya teknologi Nexmedis, pemerintah daerah diharapkan dapat mengoptimalkan anggaran, memperluas akses layanan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara menyeluruh.
Bupati Sanggau Yohanes Ontot mengatakan, melalaui Kegiatan hari ini sebenarnya kita ingin memastikan untuk melakukan sebuah sistem elekteonik yang harus diberlakukan di rumah sakit melalui pendampingan dari Nexmedis.”Dan ini juga CSR nya adalah dari Nexmedis, tentu sistem ini sangat dibutuhkan dalam sebuah rumah sakit untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat dan juga sebagai salah satu syarat akreditasi rumah sakit ini,” ujar Bupati Sanggau.
Yohanes Ontot berharap MoU ini tidak hanya sesekali pakai saja, harapannya nanti kerjasama ini harus terus menerus dan mungkin nanti ada kerjasama di sisi yang lain untuk melengkapi kegiatan yamg sudah dilakukan hari ini.”Nah hari ini kita harus konsisten dengan Sistem Informasi Manajemen RS (SIMRS) Terintegrasi Satu Sehat, harapan kita supaya ini nanti tidak seperti lain dengan rumah sakit yang lain, untuk di Kabupaten Sanggau untuk sesegara mungkin kita lakukan untuk satu sehat yang terintegrasi,” ungkapnya. (Felix Sidabutar)




