Nasional

Kejari Kota Blitar Wujudkan ZI WBK 2025

ADHYAKSAdigital.com –Kejaksaan Agung, lewat Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan mengumumkan satuan kerja Kejaksaan Republik yang lolos untuk mengikuti Desk Evaluasi Penilaian akhir Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi dan Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih Melayani Tahun 2025.

Kejaksaan Negeri Kota Blitar, Jawa Timur adalah salah satu dari satuan kerja Kejaksaan Negeri yang lolos tahapan untuk mengikuti Desk Evaluasi Penilaian untuk ditetapkan sebagai Satker Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi Tahun 2025.

Kepala Kejaksan Negeri Kota Blitar, Baringin Pasaribu, SH. MH menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan oleh TPI Kejagung RI, satker yang dipimpinnya salah satu satker yang masuk nominasi untuk ditetapkan sebagai satker ZI WBK.
Baringin Pasaribu meneguhkan komitmen pelayanan dan penegakan hukum Kejaksaan Negeri Kota Blitar berorientasi pada transparansi, akuntabel, bebas pungutan, cepat dan tanggap. Pelayanan publik yang mudah diakses dan menyediakan fasilitas bagi kelompok disabilitas.

Berbagai upaya dalam membawa Kejari Kota Blitar menjadi salah satu satker Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi gencar dilakukan Insan Adhyaksa pada Kejari Kota Blitar, sehingga diusulkan sebagai Satker Penilaian WBK Tahun 2025 oleh Tim Penilai Internal Kejagung.
“Ini adalah hasil dari kerja keras seluruh jajaran Kejari Kota Blitar dalam membangun budaya kerja yang profesional dan bersih. Tentu saja ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan integritas institusi,” ujarnya.

Dengan usulan ini, Kejari Kota Blitar akan masuk dalam tahapan penilaian yang ketat dan menyeluruh, baik dari aspek administratif maupun implementatif. Penilaian tersebut meliputi enam area perubahan, yaitu manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Tahapan selanjutnya setelah diusulkan adalah proses evaluasi dan pembuktian komitmen dalam bentuk data dukung, testimoni masyarakat, hingga tinjauan lapangan. Keberhasilan meraih predikat WBK bukan hanya menjadi prestasi kelembagaan, namun juga menjadi wujud nyata bahwa Insan Adhyaksa berkomitmen penuh mendukung agenda reformasi birokrasi nasional.
Baringin Pasaribu menuturkan, Kejari Kota Blitar juga berharap adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, instansi pemerintah daerah, dan mitra kerja strategis lainnya dalam mendukung keberhasilan program zona integritas ini.
“Keberhasilan meraih WBK bukan semata-mata karena kinerja internal, tapi juga sinergi dengan berbagai pihak dalam menciptakan pelayanan dan penegakan hukum yang transparan dan akuntabel,” tegas jaksa “Gerobak Pasir” ini. (Felix Sidabutar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button