HukumMetropolitan

Kejagung Berduka, Calon Jaksa Gugur Saat Berusaha Nangkap Kades Korup

ADHYAKSAdigital.com — Calon Jaksa, Calon Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kejaksaan Negeri Simalungun meninggal dunia saat mengejar Kepala Desa dan Bendahara Desa pada Banjar Hulu, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun di aliran Sungai Silau, Kabupaten Asahan, Rabu 2 Juli 2025.

Saat hendak diamankan, Kepala Desa Banjar Hulu KD, bersama bendaharanya nekat melompat ke sungai untuk melarikan diri. Reynanda Primta Ginting pun berusaha mengejar tersangka. Nahas, Reynanda dan Fahri hanyut terseret arus.

“Korban hanyut saat mengejar kades di sungai Kabupaten Asahan, Sumut yang hendak diperiksa terkait kasus dugaan korupsi yang ditangani Kejari Simalungun. Korban, yang merupakan calon jaksa, mengejar kades yang menceburkan diri ke sungai,” terang Kepala Seksi Intelijen Kejari Simalungun, Edison Sumitro Situmorang kepada ADHYAKSAdigital, Kamis 3 Juli 2025.

Kasi Intel Edison Situmorang menerangkan, Reynanda Ginting yang merupakan staf Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Simalungun, awalnya ikut dalam operasi penjemputan paksa terhadap dua saksi yang beberapa kali mangkir dari pemeriksaan.Kejagung Berduka, Calon Jaksa Gugur Saat Berusaha Nangkap Kades Korup
Kedua saksi tersebut adalah Kardianto, Pangulu Banjar Hulu, Kecamatan Ujung Padang, dan Bambang Surya Siregar, bendahara desa. “Kardianto dan Bambang belum pernah memenuhi panggilan meski sudah lima kali dilakukan pemanggilan. Upaya paksa dilakukan setelah mendapat titik lokasi dari informan, kemudian ditindaklanjuti ke sana,” urai Edison.

Saat hendak diamankan, Kardianto melawan dan melompat ke Sungai Silau. Menurut Edison, Reynanda mencoba mengejar. “Mereka melakukan perlawanan sehingga almarhum melompat mengejar dia,” ujarnya. Dari informasi yang dihimpun, Kardianto tidak bisa berenang. Seorang warga bernama Fahri, yang merupakan adik pemilik salah satu warung di dekat sungai, ikut melompat untuk menolongnya,” terang Kasi Intel Kejari Simalungun.

Kardianto berhasil diselamatkan ke pinggir sungai. Namun Fahri justru kelelahan di tengah sungai. Saat itulah Reynanda melompat lagi ke sungai untuk membantu Fahri. Keduanya lalu hanyut terbawa arus sungai yang deras.

Jasad Reynanda ditemukan Kamis 3 Juli, pukul 10.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia sekitar 3 kilometer dari titik awal hanyut. Sementara Fahri hingga kini masih dalam pencarian. Jenazah Reynanda sempat dibawa ke RSUD H. Abdul Manan Simatupang, Kabupaten Asahan, untuk pemeriksaan forensik.Kejagung Berduka, Calon Jaksa Gugur Saat Berusaha Nangkap Kades Korup
“Selanjutnya keluarga korban membawa jenazah ke rumah duka yang beralamat di Desa Lambar, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo,” ujar Kasi Intel Kejari Simalungun, Edison Situmorang. (Felix Sidabutar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button