Adya Jhonson Candra, Sosok Pegawai Kejati Sumbar Penggerak Ekonomi Kerakyatan

ADHYAKSAdigital.com –Salam Adhyaksa ! Insan Adhyaksa patut berbangga, salah seorang pegawai Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat di Kota Padang terlibat aktif dalam pemberdayaan perekonomian kerakyatan Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yakni Budidaya Lebah Madu.
Dia sebagai inisiator dan penggerak bagi warga Kelurahan Balai Gadang Koto Tangah, Padang membangun usaha UMKM budidaya lebah. Dari proses budidaya lebah ini, madu ini diberi label merek Madu Galo-Galo dengan berbagai ukuran kemasan botol.
Adya Jhonson Candra tak berhenti sebatas inisiator. Ia hadir di tengah kebun warga setiap akhir pekan. Dia memberikan pendampingan dan pelatihan, memeriksa kotak-kotak koloni, membantu mengatasi hama, bahkan menjadi “sales dadakan” saat panen pertama.
Ketika pandemi menghantam, ia inisiasi *pemasaran digital* via media sosial, mendesain kemasan berelemen Budaya Minang, dan menjalin kemitraan di Sumatra Barat, Nasional dan Internasional serta Tak lupa juga ia gunakan pengetahuan hukumnya untuk memastikan warga memiliki legalalitas izin usaha dan terlindungi dari praktik tengkulak.
Madu yang berasal dari budidaya lebah yang dikelola masyarakat Balai Gadang Koto Tangah Padang ini ternyata berkualitas dan berkhasiat bagi kesehatan seperti yang dituturkan konsumen pada testimoni konsumen atas produk madu kelompok masyarakat tersebut.
Dengan sarana dan prasarana seadanya, usaha budidaya lebah ini akhirnya berkembang pesat seiring dengan banyaknya pemesanan tidak saja warga lokal, namun juga warga dari luar Padang dan Sumatera Barat, mulai dari Riau, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Pulau Jawa hingga ke mancanegara.
Patut diacungi jempol atas keberaniannya untuk mengambil tantangan besar menggerakkan perekonomiam kerakyatan lewat inisiasi dan inspirasinya juga pendampingan Adya Jhonson Candra dalam pengembangan UMKM Budidaya Lebah Madu Galo-Galo.
Adya Jhonson Candra adalah bukti bahwa Pegawai Kejaksaan tak hanya hidup di ruangan kantor dan di balik tumpukan berkas perkara. Ia adalah pelita yang menyuluh kegelapan. Penyambung asa di tanah terpencil. Pengukir senyum di wajah-wajah yang dulu lesu.
Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Yuni Daru Winarsih mengaku bangga atas pegawainya Adya Jhonson Candra yang sangat dikenal sebagai sosok penggerak perekonomian kerakyataan UMKM lewat budidaya lebah di Padang dan Provinsi Sumatera Barat.
Seiring dengan permintaan dari Kejaksaan Agung kepada pihaknya untuk mengusulkan sejumlah nama pegawai dan jaksa di masing-masing satuan kerja Kejaksaan untuk menjadi salah satu nominator penerima penghargaan Adhyaksa Award 2025, Kajati Sumbar Yuni Daru Winarsih mencantum nama Adya Jhonson Candra sebagai salah satu nama yang diusulkan penerima Adhyaksa Award 2025.
Dalam suratnya tertanggal 24 Juni 2025, Kajati Sumbar Yuni Daru Winarsih mengusulkan 4 (empat) nama pegawai dan jaksa untuk ajang Adhyaksa Award 2025, Adya Jhonson Candra sebagai nominator penerima Adhyaksa Award 2025 kategori Sosok Pegawai Inspiratif Pemberdaya Masyarakat.
Dedikasinya pada budidaya lebah Galo-galo bukan sekadar proyek. Lebih dari itu, melainkan Simfoni Cinta pada Kemanusiaan dan Alam yang akan terus bergema, menginspirasi siapapun untuk percaya. Bahwa perubahan besar bisa dimulai dari “satu sengat kecil” (Felix Sidabutar)




