Kajati NTT Ajak Pelajar Bentuk Karakter Berintegritas

ADHYAKSAdigital.com –Memanfaatkan kegiatan Upacara Bendera yang rutin di gelar setiap minggu di lingkungan penyelenggara pendidikan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Zet Tadung Allo mengutus anggotanya untuk menjadi Inspektur Upacara di sejumlah sekolah di Kota Kupang.
Kajati NTT Zet Tadung Allo menggagas kampanye “Generasi Berprestasi dan Berintegritas”, melalui kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Satuan Kerja di daerah dan bidang di Kejati NTT diutus menggelorakan pribadi yang berkarakter baik dan berintegritas di kalangan pelajar.
Senin 14 Oktober 2024, Kajati NTT bersama pejabat utama Kejati NTT menyebar pada 10 SMP Negeri dan Swasta di Kota Kupang untuk menjadi Inspektur Upacara, Upacara Bendera, yakni di SMP Negeri 9 Kupang, SMP Katolik Giovani Kupang, SMP Negeri 6 Kupang, SMP Negeri 10 Kupang, SMP Negeri 11 Kupang, SMP Negeri 12 Kupang, SMP Negeri 13 Kupang, SMP Kristen 1 Kupang, SMP Negeri 16 Kupang dan SMPK ST. Familia Kupang.
Menanamkan integritas bagi pelajar menjadi sangat penting untuk menghasilkan generasi muda yang memiliki karakter yang kuat dan berintegritas tinggi. Secara umum orang yang berintegritas juga memiliki motivasi, disiplin diri, solidaritas yang besar, empati, simpati, dan kestabilan emosi.
“Saya memastikan generasi muda dengan memiliki integritas sejak dini, akan mudah dalam meraih cita-citanya, mewujudkan mimpi dalam penghidupan masa depan cerah,” tegas Kajati NTT Zet Tadung Allo dalam amanatnya sebagai Inspektur Upacara di SMP Negeri 9 Kupang.
Contoh konkret dari sikap integritas khususnya sebagai pelajar adalah tepat waktu/disiplin; menghargai waktu dalam mengerjakan tugas yang diberikan, tidak menunda-nunda sebuah perkerjaan, dan tidak terlambat datang ke sekolah. Jujur, mengakui hal yang benar, berkata sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Integritas adalah salah satu nilai paling penting yang harus dimiliki setiap orang, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional. Menjadi pribadi yang berintegritas berarti bersikap jujur, konsisten antara perkataan dan perbuatan, serta berpegang teguh pada prinsip moral dan etika. Integritas bukan sekadar soal berbuat baik di depan orang lain, tapi juga tetap menjaga kejujuran dan kebenaran meski tidak ada yang melihat.
Di era modern ini, menjadi pribadi yang berintegritas seakan menjadi tantangan tersendiri. Godaan untuk berkompromi dengan nilai-nilai moral demi meraih keuntungan sesaat begitu besar. Namun sesungguhnya, integritas adalah fondasi dari karakter yang kuat. Pribadi yang berintegritas akan senantiasa bersikap jujur, amanah, dan konsisten dalam memegang prinsip kebenaran
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati NTT, Raka Putra Dharmana menuturkan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian 100 (seratus) hari kerja Kajati NTT, Zet Tadung Allo yang berfokus pada pendidikan nilai-nilai integritas kepada generasi muda.
Acara ini juga dihadiri oleh beberapa pejabat penting, antara lain Pj. Walikota Kupang Linus Lusi, S.Pd, M.Pd, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Ambrosius Kodo, S.Sos, M.M, Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) NTT Suratmi Hamida, S.Sos, serta Kepala Sekolah SMPN 9 Kupang Maria Yasintha Giri, S.P. (Felix Sidabutar)




