Nasional

Eben Simangunsong : Berintegritas Sejak Dini Bawa Masa Depan Cerah !

ADHYAKSAdigital.com –Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Eben Ezer Simangunsong, SH. MH memastikan generasi muda dengan memiliki integritas sejak dini, akan mudah dalam meraih cita-citanya, mewujudkan mimpi dalam penghidupan masa depan cerah.

Hal ini disampaikan Eben Ezer Simangunsong dalam amanatnya saat didaulat menjadi Inspektur Upacara pada Upacara Bendera di SMP Katolik Familia Kota Kupang, Senin 14 Oktober 2024. Hari itu sejumlah pejabat utama di lingkungan Kejati NTT di sebar ke sejumlah sekolah untuk menjadi Inspektur Upacara, Upacara Bendera.

Menanamkan integritas bagi pelajar menjadi sangat penting untuk menghasilkan generasi muda yang memiliki karakter yang kuat dan berintegritas tinggi. Secara umum orang yang berintegritas juga memiliki motivasi, disiplin diri, solidaritas yang besar, empati, simpati, dan kestabilan emosi.
Contoh konkret dari sikap integritas khususnya sebagai pelajar adalah tepat waktu/disiplin; menghargai waktu dalam mengerjakan tugas yang diberikan, tidak menunda-nunda sebuah perkerjaan, dan tidak terlambat datang ke sekolah. Jujur, mengakui hal yang benar, berkata sesuai dengan keadaan sebenarnya.

Integritas adalah salah satu nilai paling penting yang harus dimiliki setiap orang, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional. Menjadi pribadi yang berintegritas berarti bersikap jujur, konsisten antara perkataan dan perbuatan, serta berpegang teguh pada prinsip moral dan etika. Integritas bukan sekadar soal berbuat baik di depan orang lain, tapi juga tetap menjaga kejujuran dan kebenaran meski tidak ada yang melihat.

Di era modern ini, menjadi pribadi yang berintegritas seakan menjadi tantangan tersendiri. Godaan untuk berkompromi dengan nilai-nilai moral demi meraih keuntungan sesaat begitu besar. Namun sesungguhnya, integritas adalah fondasi dari karakter yang kuat. Pribadi yang berintegritas akan senantiasa bersikap jujur, amanah, dan konsisten dalam memegang prinsip kebenaran.
“Ini bukan perkara mudah, karena acap kali kita dihadapkan pada situasi yang menguji integritas. Apakah kita akan tetap teguh pada kejujuran dan kebenaran, ataukah menyerah pada godaan untuk melakukan hal-hal yang tidak etis? Di situlah integritas kita dipertaruhkan,” tegas Eben Ezer Simangunsong.

Selanjutnya, hari itu, Eben Ezer meminta pelajar untuk tidak melibatkan diri dalam praktik perjudian online, yang belakangan ini marak. “Hal ini dilatarbelakangi adanya kekhawatiran perjudian menyasar pelajar di Provinsi NTT, khususnya di Kota Kupang, Kejati NTT terpanggil memberikan penerangan dan penyuluhan hukum di kalangan pelajar,” ujar Eben Simangunsong.

Eben Ezer Simangunsong mengatakan, bahwa saat in, tengah dihadapkan dengan maraknya judi online yang membuming di semua lapisan umur, orang dewasa hingga remaja. Judi online bukan hanya sekadar permainan yang mengandalkan keberuntungan, tapi juga candu yang menjerumuskan penggunanya hingga stres dan depresi.
Kemudian, mengingatkan pelajar tidak melakukan aksi perundungan kepada sesama teman-temannya. “Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Zet Tadung Allo menitip pesan juga meminta siswa untuk bijak dalam penggunaan media sosial,”katanya.

Kegiatan tersebut dihadiri, Fransiska R.H. Kein, S.Pd dari Dinas Pendidikan Kota Kupang, Kepala Sekolah Suster Maria Angela, PRR dan guru pada SMP Katolik Familia Kota Kupang. Pelajar sangat antusias dalam diskusi tanya jawab pada kegiatan hari itu. (Felix Sidabutar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button