Nasional

Nama Adjat Sudrajat Muncul Dalam Polling Calon Jaksa Agung

Independen dan Bebas Afiliasi Parpol

ADHYAKSAdigital.com — Media ADHYAKSAdigital menggelar Polling Jajak Pendapat persepsi dan harapan masyarakat tentang profil dan sosok Jaksa Agung Kejaksaan Republik Indonesia yang independen, profesional, adil, humanis dan berintegritas.

Polling jajak pendapat telah berjalan beberapa waktu lalu. Hingga kini, Minggu, 13 Oktober 2024, ada 1603 (seribu enam ratus tiga) responden yang menyatakan saran dan pendapatnya terhadap Calon Jaksa Agung ke depan sebagai anggota Kabinet Kerja Presiden Prabowo Subianto – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, periode 2024-2029.

Terungkap, beberapa nama pensiunan jaksa karir diajukan sebagai Calon Jaksa Agung Periode 2024-2029. Terbaru, nama Adjat Sudrajat diusulkan sebagai calon Jaksa Agung untuk membantu Prabowo Subianto dalam Kabinet Kerja Indonesia Maju periode 2024-2029.

Sebelumnya, Sabtu 12 Oktober 2024, responden mengajukan nama Sanitiar Burhanuddin, Noor Rachmad, Edwin Pamimpin Situmorang, Setia Untung Arimuladi dan Mangihut Sinaga sebagai calon Jaksa Agung Kejaksaan RI periode 2024-2029.
Adjat Sudrajat adalah seorang pensiunan jaksa karir, dengan jabatan terakhirnya Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaann RI di era kepemimpinan Jaksa Agung dijabat Basrief Arief, pada Kabinet Kerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, periode 2009-2014 lalu.

Dari data polling yang masuk ke admin, mantan JAM Intel, Adjat Sudarajat mendapat dukungan sebanyak 124 (seratus dua puluh empat) responden untuk diusulkan menjadi calon Jaksa Agung Kejaksaan RI Periode 2024-2029.

Pasca pensiun, Adjat Sudrajat, mantan Staf Ahli Jaksa Agung ini aktif di organisasi Keluarga Besar Purna Adhyaksa. Dia banyak menghabiskan waktu pensiunnya berkumpul dengan keluarga besarnya di Bandung, Jawa Barat dan Jakarta.

Sebelumnya, diberitakan informasi yang diperoleh, Minggu 13 Oktober 2024, Prabowo Subianto mengutus tim kepercayaannya melakukan profiling dan tracking terhadap sejumlah public figur pejabat eselon I pada lingkungan Kejaksaan RI, baik yang masih aktif bertugas maupun yang sudah purna (pensiun).

Direktur Eksekutif SETARA Institute, Halili Hasan berharap di bawah kepemimpinan Jaksa Agung yang baru, penegakan hukum akan dilaksanakan secara adil dan tidak tebang pilih. Kejaksaan yang selama ini dinilai cenderung berpihak pada kepentingan politik penguasa dalam penegakan hukum harus membuktikan bahwa Kejaksaan melaksanakan politik negara untuk melaksanakan penegakan hukum yang adil.

“Jaksa Agung baru harus menepis dugaan kriminalisasi pihak-pihak tertentu untuk kepentingan politik dan kepentingan pemerintah semata. Jaksa Agung yang baru harus mengembalikan kepercayaan publik dan menjadikan rakyat sebagai sumber dukungan politik dalam menegakkan hukum,” pesan Halili Hasan.

SETARA INstitute menilai dalam dinamika hukum yang dinilai publik tajam ke bawah dah tumpul ke bawah, Prabowo mesti mengangkat Jaksa Agung yang bisa mengembalikan marwah penegakan hukum dan mengembalikan kepercayaan publik pada proses penegakan hukum yang adil dan tidak tebang pilih.

“Dalam konteks penegakan hukum selama ini yang diragukan independensinya dan lebih berpihak pada kepentingan pemerintah yang secara kelembagaan, Kejaksaan RI memang berada dalam cabang kekuasaan eksekutif, Prabowo harus mengangkat Jaksa Agung yang tidak punya afiliasi atau kedekatan politik dengan partai tertentu, termasuk partai politiknya Prabowo,” tegasnya.

Polling jajak pendapat lewat kuisioner mencari sosok calon Jaksa Agung yang digagas media ini akan diinput Senin besok, 14 Oktober 2024. Kita berharap, siapa pun Jaksa Agung pilihan Prabowo dengan Hak Prerogratifnya adalah putra terbaik bangsa ini.

Jaksa Agung baru diharapkan sosok yang memiliki komitmen dan memiliki visi dan misi pelayanan dan penegakan hukum Kejaksaan RI semakin membaik. Lembaga penegakan hukum yang adil dan humanis. Personilnya profesional dan berintegritas. (Felix Sidabutar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button