Tim Tabur Kejati Sumsel Tangkap AI, DPO Kejari Palembang

ADHYAKSAdigital.com — Gerak cepat tim tangkap buron Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan patut diberi apresiasi. Apa gerangan?
Asisten Intelijen Kejati Sumsel mampu mengkonsolidiasi dan bersinergi dengan stake holder atas keberhasilan tim Tabur Kejati Sumsel mengamankan 1 (satu) orang buruannya.
“Pada hari Selasa tanggal 09 Juli 2024 sekira pukul 13.15 WIB, Tim Tangkap Buron yang dipimpin Bpk. Hafis Muhardi, S.H beserta Tim Intelijen Kejari Palembang berhasil mengamankan DPO tersangka AI di daerah Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir,” terang Kasi Penkum Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari, Selasa 9 Juli 2024.
Dijelaskan, AI merupakan Tersangka selaku pemberi suap dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pemberian Suap dalam penerbitan sertifikat Hak Milik melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pada kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Palembang Tahun 2019.
“AI ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan surat penetapan Nomor: B-I/L.6.10/Fd.2/01/2024 Tanggal 23 Januari 2024. Tersangka AI telah dilakukan pemanggilan sebagai tersangka secara patut namun tidak hadir tanpa keterangan, sehingga ditetapkan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) pada tanggal 28 Februari 2024,” ungkap Vanny YES.
Diuraikan, selama dalam proses pencarian DPO tersebut, posisi Tersangka AI berpindah-pindah dan selanjutnya tersangka AI berhasil diamankan pada hari ini Selasa Tanggal 09 Juli 2024 oleh Tim Tabur Kejati Sumsel beserta Tim Intelijen Kejari Palembang.
“Tersangka AI kemudian langsung dibawa ke kantor Kejati Sumsel dan kemudian akan diserahkan ke Kejari Palembang untuk dilakukan proses Hukum selanjutnya,” tutup Kasi Penkum Vanny YES. (Felix Sidabutar)