Nasional

Kejati NTT Fasiltasi Pembayaran Tunjangan Hari Tua Pegawai Bank NTT

ADHYAKSAdigital.com — Pelayanan dan penegakan hukum Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur patut peroleh apresiasi. Apa gerangan? Kejati NTT dalam hal ini bidang Intelijen berhasil menjadi mediator antara Bank NTT dengan sejumlah pegawainya dan fasilitator pembayaran tunggakan Dana Pensiun Pegawai Bank NTT.

Bertempat di Gedung Kejati NTT, Kupang, Jumat 14 Juni 2024, Asisten Intelijen Kejati NTT, Bambang Dwi Murcolono, SH.MH menjadi saksi penandatangan Berita Acara Penyerahan Bukti Transfer dari Pengurus Badan Kesejahteraan Karyawan (BKK) Bank NTT kepada Perwakilan dari penerima Tunjangan Hari Tua pegawai Bank NTT.

Asintel Kejati NTT hari itu didampingi Yoni E Mallaka, SH.MH (Kasi C Kejati NTT), Noven V Bulan, SH. M.Hum (Kasi B Kejati NTT), Alboin M. Blegur, SH,MH (Kasi A Kejati NTT), Elviana Risqa Nur Fadila, SH. (Jaksa Fungsional) dan Edwin R. Thine, SH.(Staf Intelijen).

“Uang sebesar Rp. 7.082.626.321,- (tujuh milyar delapan puluh dua juta enam ratus dua puluh enam ribu tiga ratus dua puluh satu rupiah) telah ditransfer kepada rekening perwakilan pegawai oleh Badan Kesejahteraan Karyawan (BKK) Bank NTT,” ujar Asintel Kejati NTT, Bambang Dwi Murcolono dalam keterangan tertulisnya kepada ADHYAKSAdigital, Sabtu 15 Juni 2024.

Dia menuturkan, bahwa sebelumnya tim Intelijen KEJATI NTT menerima Laporan Pengaduan dari Masyarakat Nomor : 04/DBKK/V/2024 tanggal 03 Mei 2024 terkait Dugaan Penyimpangan Dana Pensiun Pegawai Bank NTT oleh pengurus wadah BKK (Badan Kesejahteraan Karyawan) Bank NTT.

Kejati NTT Fasiltasi Pembayaran Tunjangan Hari Tua Pegawai Bank NTT

Kemudian ditindaklanjuti dengan Surat Perintah Tugas Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur Nomor: : SP.Tug-48/N.3/Dek.3/06/2024 tanggal 10 Juni 2024 untuk melakukan Cross Check dan Klarifikasi terkait adanya dugaan penyimpangan Dana Pensiun Pegawai Bank NTT oleh pengurus wadah BKK (Badan Kesejahteraan Karyawan) Bank NTT sebesar Rp. 7.082.626.321,- (tujuh milyar delapan puluh dua juta enam ratus dua puluh enam ribu tiga ratus dua puluh satu rupiah).

“Tim telah melakukan klarifikasi terhadap 11 (sebelas) orang yang diduga mengetahui pengelolaan dana BKK tersebut, dan diperoleh informasi bahwa benar sejak tahun 2022 s/d 2024 BKK (Badan Kesejahteraan Karyawan) NTT belum membayarkan Tunjangan Hari Tua kepada 26 Orang Pensiunan Bank NTT,” jelasnya.

Bahwa setelah Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur melakukan klarifikasi terhadap 26 (duapuluh enam) orang pensiunan Bank NTT dan Pegawai Bank NTT selama 5 (lima) hari kerja maka Pihak Bank NTT dalam hal ini Pengurus Badan Kesejahteraan Karyawan (BKK) Bank NTT bersedia melakukan pembayaran pada hari Ini Jumat tanggal 14 Juni 2024, dengan cara ditransfer ke Rekening ke – 26 (dua puluh enam) Orang pensiunan Karyawan Bank NTT tersebut dengan total sebesar Rp. 7.082.626.321,- (tujuh milyar delapan puluh dua juta enam ratus dua puluh enam ribu tiga ratus dua puluh satu rupiah). (Felix Sidabutar)

Kejati NTT Fasiltasi Pembayaran Tunjangan Hari Tua Pegawai Bank NTT

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button