Nasional

Perempuan Cantik Ini Jabat Kajati Bengkulu

ADHYAKSAdigital.com –Jaksa Agung ST Burhanuddin melantik sejumlah pejabat eselon I dan II di lingkungan Kejaksaan RI, di Lantai 11 Gedung Kejagung, Jakarta, Selasa 31 Oktober. Pelantikan hari itu berdasarkan Keputusan Jaksa Agung RI NOMOR 272 TAHUN 2023.

Rina Virawati, SH.MH salah satu pejabat eselon II yang dilantik Jaksa Agung ST Burhanuddin hari itu. Jaksa perempuan cantik ini dilantik dengan jabatan barunya sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu.

Rina Virawati SH.MH sebagai Kajati Bengkulu menggantikan Dr. Heri Jerman SH.MH yang peroleh promosi jabatan sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Badiklat Kejagung di Jakarta.
Ibu 2 (dua) orang anak perempuan ini mencatatkan sejarah sebagai pejabat perempuan dengan jabatan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi yang membawahi wilayah hukum di Provinsi di Satuan Kerja Kejaksaan di daerah.

Saat ini Kejaksaan RI memiliki 2 orang pejabat perempuan yang menduduki jabatan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi, yakni Kajati Jawa Timur yang dijabat Mia Amiati dan Rina Virawati Kajati Bengkulu.
Jauh sebelumnya, jaksa perempuan pernah menduduki jabatan strategis di lingkungan Kejaksaan RI, yakni sebagai Jaksa Agung Muda (JAM) pernah diemban jaksa perempuan, yakni Harprileny Soebiantoro, yang akrab disapa Bunda Ellen.

Bunda Ellen pernah menjabat sebagai JAM Perdata dan Tata Usaha Negara, JAM Pidana Umum dan terkahir JAM Pembinaan.

Selanjutnya, jabatan strategis pernah diemban Loeke Larasati Agoestina, jaksa perempuan yang juga pernah menjabat sebagai JAM Perdata dan Tata Usaha Negara.
Kejaksaan mampu menggeser penilaian sebagian kelompok masyarakat, puncak karir untuk Jaksa itu hanya milik jaksa pria. Kini, jaksa perempuan diberi peluang untuk menempati jabatan struktural di lembaga negara bidang hukum tersebut.

Rina Virawati pun mengaku bangga dan terharu mampu menapaki karir sebagai jaksa perempuan hingga mampu menduduki jabatan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi. Itu semua berkat dedikasi dan totalitasnya sebagai insan Adhyaksa yang profesional dan berintegritas.

“Saya adalah jaksa perempuan yang selalu terus belajar mempersiapkan diri dalam keilmuan, wawasan dan silaturahmi. Saya dididik harus memiliki integritas dan kompetensi. Modal saya terus belajar memperdalam keilmuan tentang hukum, integritas dan kompetensi sehingga diberi amanah menduduki jabatan strategis,” ujar Rina Virawati kepada ADHYAKSAdigital, seusai pelantikan, Selasa 31 Oktober 2023.
Bunda Ellen dan Ibu Loeke Larasati, pendahulunya yang pernah menduduki jabatan strategis di Kejaksaan diakuinya adalah sosok inspiratif bagi dirinya, khususnya dalam memotivasi dirinya sebagai Aparat Penegak Hukum (APH) Jaksa perempuan.

Dia menilai Bunda Ellen dan Ibu Loeke Larasati memiliki integritas yang baik dalam menjalankan tugas sebagai aparatur penegak hukum hingga menjadi pejabat di Kejaksaan. Kedua jaksa perempauan pendahulunya ini telah memenuhi persyaratan kompetensi, yakni integritas maupun kompetensi. (Felix Sidabutar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button