Nasional

Kajati Bengkulu Apresiasi Sinergitas APH Berantas Korupsi

ADHYAKSAdigital.com –Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Dr. Heri Jerman mengapresiasi sinergitas dan koordinasi atas lembaga bidang hukum dalam penanganan kasus-kasus dugaan korupsi dan juga kampanye anti korupsi. Aparat Penegak Hukum berkomitmen penanganan kasus korupsi berada dalam rel dan sesuai dengan ketentuan hukum dan perundang-undangan.

“Penegakan hukum pemberantasan korupsi selama ini mampu terkordinasi dan bersinergi. Saya berharap, penegakan hukum tindak pidana korupsi tiada sekat diantara APH. Ego sektoral masing-masing pihak tentunya akan mempengaruhi penegakan hukum tipikor,” ujar Kajati Bengkulu Heri Jerman dalam sambutannya pada kegiatan Rapat Dengar Pendapat Sinergitas Pemberantasan Tipikor Dengan APH di Provinsi Bengkulu, Hotel Mercure, Bengkulu, Rabu 30 Agustus 2023.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangkaian acara kampanye anti korupsi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi guna memperkuat sinergi dalam melawan praktik korupsi.

Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Heri Jerman memberikan pidato yang penuh semangat dan komitmen terhadap kerja sama diantara lembaga penegak hukum yang menjadi peserta pada kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Heri Jerman dengan tulus menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk berkontribusi dalam upaya membangun bangsa melalui penegakan hukum dan keadilan. Dukungan penuh diberikan pada KPK yang menginisiasi forum dialog untuk menguatkan kolaborasi antara aparat penegak hukum dalam menghadapi tantangan korupsi.

Dalam konteks penanganan kasus korupsi, Heri Jerman menggarisbawahi betapa pentingnya koordinasi antar lembaga terkait. Ia mengilustrasikan bahwa dalam konteks sistem peradilan pidana yang saling terhubung, setiap bagian tidak akan dapat berfungsi secara optimal jika bekerja sendiri-sendiri.

Keselarasan dan integrasi diantara berbagai komponen akan menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan bersama memberantas korupsi. Namun, ia mengingatkan konsep sinergi dan kolaborasi terdengar sederhana, implementasinya seringkali kompleks dan memerlukan usaha ekstra.

Lebih lanjut, Heri Jerman menyoroti permasalahan utama dalam upaya sinergi, yakni faktor manusia di balik sistem hukum. Ia menegaskan bahwa akar masalah tidak terletak pada struktur hukum dalam menangani kasus korupsi, melainkan pada adanya ego sektoral yang dapat menghambat efektivitas kerja sama.

“Forum semacam ini diharapkan dapat membantu meruntuhkan hambatan-hambatan ego sektoral dan mendorong terbentuknya langkah-langkah kooperatif yang harmonis” kata Heri Jerman dalam rilisnya, Rabu, (30/08/2023)

Kajati Bengkulu berkomitmen penuh mengatasi kendala dalam upaya sinergi pemberantasan korupsi dan mendorong terciptanya kerja sama yang lebih erat. Ia juga mengajak semua pihak untuk melangkah lebih jauh daripada sekadar retorika, dengan mewujudkan sinergi yang produktif dan mempertahankan komitmen terhadap reformasi hukum. (Felix Sidabutar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button