Nasional

Kejati Babel Komit Rawat Public Trust

ADHYAKSAdigital.com –Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan komitmennya untuk merawat kepercayaan masyarakat (Public Trust) terhadap Kejaksaan dengan pelayanan dan penegakan hukum jajarannya yang profesional, berintegritas dan berhati nurani.

“Tingkat kepercayaan terhadap Kejaksaan RI dalam survey terakhir mencapai 81 persen. Masyarakat sangat percaya dan cukup percaya terhadap Kejaksaan dalam penegakan hukum. Kejati Bangka Belitung harus berkomitmen menjaganya bahkan memberikan sumbangsih untuk meningkatkan Public Trust ini,” tegas Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung Asep Maryono didampingi Wakajati Dwi Setyo Budi Utomo dalam temu pers Laporan Kinerja Kejati Babel Tahun 2023, sehubungan dengan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) Ke 63 Tahun 2023, bertempat di Gedung Kejati Babel, Pangkal Pinang, Jumat 21 Juli 2023.
Asep Maryono menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas Public Trust ini. Dia mengingatkan pegawai dan jaksa untuk menjaga perilaku keseharian agar terhindar dari tindakan menyimpang dan menyalahi kode etik dan ketentuan hukum lainnya, yang otomatis mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Kejaksaan.

Kajati Babel Asep Maryono menyatakan kurun waktu Januari-Juli 2023, pihaknya mampu mewujudkan pelayanan dan penegakan hukum yang profesional, berintegritas dan berhati nurani. Pihaknya mampu menorehkan berbagai prestasi dalam kinerja, salah satunya dalam penanganan dugaan korupsi.

“Penegakan hukum Kejaksaan dalam menangani pidana korupsi tidak semata-mata memidana, kita juga melakukan pengembalian kerugian keuangan negara, mengejar aset. Kampanye anti korupsi terus kita lakukan, sehingga kedepannya bangsa ini bebas dari korupsi,” sebut Asep Maryono.
Dia menyebutkan, Kejati Babel telah melakukan penetapan tersangka dalam perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pelayanan Jasa Pemanduan Kapal pada Pelabuhan Pangkalbalam tahun 2020 s/d 2022 yang menimbulkan Kerugian Negara sebesar Rp 4.555.021.928,00 (empat miliar lima ratus lima puluh lima juta dua puluh satu ribu Sembilan ratus dua puluh delapan rupiah) dengan inisial sebagai berikut :
1. NK (jabatan Deputi General Manager) Berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka
Nomor : PRIN-609/L.9/Fd.1/07/2023
2. HP (jabatan Deputi General Manager) Berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka
Nomor : PRIN-610/L.9/Fd.1/07/2023
3. VP (jabatan Supervesor) Berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Nomor : PRIN611/L.9/Fd.1/07/2023

Kemudian, Kejati Babel telah melakukan Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti atas nama Tersangka YS dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi pada Pengelolaan Dana Pinjaman Modal Kerja kepada Petani Ubi Kasesa pada PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bangka Belitung Cabang Muntok pada Tahun 2017 yang menimbulkan Kerugian Negara sebesar Rp 7.000.000.000,00 (tujuh miliar rupiah).

“Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung telah menerbitkan Surat Perintah Penyelidikan
Nomor : PRINT – 602/L.9/Fd.1/07/2023 dalam Perkara Dugaan Penyimpangan Pembangunan
Washing Plant (mesin pencuci timah) Unit Gudang Tanjung Gunung Kabupaten Bangka
Tengah pada PT Timah Tbk Tahun 2017 s/d Tahun 2019,” ujarnya.

Di akhir temu pers ini, Kajati Asep Maryono mengapresiasi tingat disiplin pegawai dan jaksa di lingkungan kerja Kejati Babel. Insan Adhyaksa menunjukkan kinerja yang positif. Pegawai dan jaksa profesional dan berintegritas, penindakan terhadap pelanggaran yang dilakukan terhadap pegawai dan jaksa mengalami penurunan. “INi bukti Insan Adhyaksa semakin membaik dalam berperilaku,” sebut Asep. (Felix Sidabutar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button