Nasional

Tega! Mantan Murid Aniaya Mantan Ibu Buru

ADHYAKSAdigital.com –Guru adalah sebuah profesi pengabdian yang amat mulia. Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Berstatus Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, guru yang berani dan rela berkorban tanpa memikirkan timbal balik apapun. Para pahlawan pendidikan ini juga senantiasa mengajarkan ilmu dengan tulus kepada murid-muridnya.

Tentunya semua jasa yang telah diberikan seorang guru sangatlah berarti. Guru mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi murid-muridnya, berharapmuridnya dewasa kelak berhasil meraih cita-cita dan sukses dalam pekerjaannya, membanggakan nama sekolah maupun keluarga.

Di Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mantan murid justru tega menganiaya mantan gurunya kala bersekolah di salah satu sekolah dasar di daerah itu. Seorang pria dewasa yang juga mantan murid ini menganiaya seorang perempuan, mantan ibu gurunya, yang kebetulan berdomisil di daerah yang sama, bertetangga.
Kala itu, Senin 13 Februari 2023, di daerah Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Al (38) tidak terima mantan gurunya yang juga tetangga rumahnya IC (68), melemparkan informasi soal keterlibatannya dalam aktivitas pertambangan timah ilegal di daerahnya.

Merasa tidak ada dan tidak pernah melakukan seperti yang dituduhkan kepadanya, AL mendatangi IC untuk klarifikasi dan meminta untuk mencabut pernyataan soal info yang sudah keburu tersebar tentang aktivitas pertambangan ilegal yang dialamatkan kepadanya.
Gelap mata akibat tersulut emosi, Al seketika itu langsung memarahi mantan ibu gurunya ini. Dia bahkan menampar wajah ibu guru yang dulu pernah mengajarinya kala duduk di bangku sekolah SD.

Bukannya melawan, mantan ibu guru ini hanya pasrah kala mantan muridnya yang juga tetangga rumahnya itu memarahinya bahkan menampar wajahnya.
Baru sesaat kemudian, IC justru melaporkan peristiwa yang dialaminya saat itu ke aparat penegak hukum setempat. Polisi menindaklanjuti laporannya. Al pun diamankan dan dijadikan sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan yang dilakukannya terhadap korban.

IC, yang merupakan tetangganya yang juga mantan gurunya. Ai disangkakan melanggar Pasal 351 KUHPidana. Seiring waktu, sesuai dengan ketentuang perundang-undangan proses hukum perkara ini dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Bangka Tengah di Koba.
Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Bangka Tengah Dr. AGUNG DHEDY DWI HANDES dan jaksa fasilitator VAN JESSICA SH lantas memeriksa, mempelajari dan mengkaji berkas perkara tersebut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Tengah Muhammad Husaini SH MH menginisiasi adanya perdamaian antara mantan murid dan mantan guru yang bertetangga itu dan menawarkan agar persoalan mereka tidak dilanjutkan hingga persidangan di Pengadilan Negeri setempat.
“Akhirnya telah tercapai kesepakatan perdamaian Selasa, 11 April 2023 lalu yang ditandatangani masing-masing pihak dengan para saksi dari keluarga dan tokoh masyarakat setempat,” ujar Kajari Bangka Tengah Muhammad Husaini didampingi Kasi Pidum Agung Dhedy Dwi Handes dan jaksa fasilitator Van Jessica kepada ADHYAKSAdigital, Jumat 14 April 2023.

Kejari Bangka Tengah mengusulkan penghentian penuntutan perkara tersebut ke pimpinan melalui Kajati Bangka Belitung, Asep Maryono untuk diteruskan ke Jaksa Agung agar disetujuinya penerbitan surat ketetapan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif.

JAM Pidum Fadil Zumhana atas nama Jaksa Agung ST Burhanuddin menyetujui usulan penghentian penuntutan yang diajukan Kejari Bangka Tengah atas perkara penganiayaan dengan tersangka AL yang diduga melanggar Pasal 351 (1) KUHPidana.

“Penegakan hukum humanis Kejari Bangka Tengah membuahkan hasil positif, perkara ini akhirnya berujung damai dan dihentikan penuntutannya. Mantan murid ini akhirnya terbebas dari ancaman pidana. Ini semua kita lakukan sebagai implementasi penegakan hukum Kejaksaan RI yang berhati nurani dalam menerapkan keadilan restoratif,” ujar Kajari Bangka Tengah Muhammad Husaini. (Felix Sidabutar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button