Nasional

Yahdi Basma, DPO Kejari Palu Ini Diamankan

ADHYAKSAdigital.com –Tim tangkap buron ( Tim Tabur) JAM Intel Kejaksaan Agung kembali menorehkan prestasi. Kali ini, buronan dari Kejaksaan Negeri Palu, Sulawesi Tengah atas nama Yahdi Basma (46) diamankan dari persembunyiannya di Batam, Senin 13 maret 2023.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana menerangkan, Yahdi Basma diciduk tim Tabur Intel Kejaksaan tengah berada pada satu tempat di Sungai Harapan, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Senin 13 Maret 2023. Warga Kelurahan Petobo, Kota Palu Sulteng ini sebelumnya ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh Kejari Palu.

“Yahdi Basma merupakan terpidana perkara UU ITE dan telah berkekuatan hukum tetap berdasarkan Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1085 K/Pid.Sus/2022 tanggal 23 Maret 2022 dengan amar putusan hukuman 10 bulan penjara dan pidana denda sebesar Rp300.000.000 subsidair 1 bulan kurungan penjara,” urai Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana.

Pada putusan MA itu, Yahdi Basma terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan, dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

Sebelumnya, Yahdi Basma yang juga politisi di DPRD Sulteng ini didakwa di depan persidangan Pengadilan Negeri Palu dengan dakwaan tunggal Pasal 27 Ayat (3) jo. Pasal 45 Ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Terpidana Yahdi Basma diamankan karena ketika dipanggil untuk dieksekusi menjalani putusan, Terpidana tidak datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan secara patut dan karenanya dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” tegasnya

Dalam proses pengamanan, Terpidana bersikap kooperatif sehingga proses berjalan dengan lancar, dan setelah berhasil diamankan, Terpidana dibawa oleh Tim Tabur menuju Kejaksaan Negeri Batam sambil menunggu kedatangan Tim Jaksa Eksekutor dari Kejaksaan Negeri Palu.

Melalui program Tabur Kejaksaan, Jaksa Agung meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran untuk dilakukan eksekusi untuk kepastian hukum. Jaksa Agung mengimbau kepada seluruh Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan. (Felix Sidabutar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button