Nasional

Buron Setahun, Meryam Tak Berdaya Kala Diamankan

ADHYAKSAdigital.com –Pelarian Meryam Mistham Kamase menghindari hukuman penjara atas tindak pidana penipuan yang dilakukannya harus terhenti. Perempuan warga Makassar ini tak berdaya kala diamankan dari persembunyiannya oleh tim tangkap buron Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Selasa 17 Januari 2023.

“Selasa 17 Januari 2023 sekitar jam 15.00 Wita, Tim Tabur Kejati Sulsel yang dipimpin oleh Kasi E Erfa Basmar bersama dengan Jaksa Eksekutor pada Kejaksaan Negeri Makassar, telah berhasil mengamankan Meryam Mistham Kamase dalam perkara pidana penipuan berlian palsu (messonite) sehingga korban mengalami kerugian materil sebesar Rp. 626.111.040,” terang Kasi Penkum Kejati Sulsel Soetarmi dalam keterangan tertulisnya.

Dia menerangkan Meryam ditetapkan sebagai buronan karena mangkir dari upaya eksekusi Kejaksaan atas putusan MA terhadap perkara penipuan yang dilakukannya. Mahkamah Agung berdasarkan putusan Nomor : 300 K/Pid/2022 tanggal 22 Maret 2022, bmemutuskan dengan pidana Penjara selama 2 (dua) Tahun dan 6 (enam) bulan.

Sebelumnya, JPU Kejari Makassar telah menuntut terdakwa Meryam dengan Pasal 378 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP dengan tuntutan pidana penjara selama 2 (dua) tahun.Kemudian, Majelis Hakim pada Pengadilan Negeri Makassar menjatuhkan hukuman yang lebih ringan sesuai putusan Nomor : 232/Pid.B/2020/PN Mks tanggal 20 Januari 2021 dengan amar putusan menjatuhkan pidana kepada terdwa MERYAM MISTHAM KAMASE dengan penjara selama 1 (satu) tahun dan 4 (empat) bulan.

Atas putusan Pengadilan Negeri Makassar tersebut maka Penuntut Umum dan Terdakwa sama-sama telah mengajukan Banding. Bahwa Pengadilan Tinggi Makassar setelah menerima dan memeriksa pada tingkat banding selanjutnya menjatuhkan putusan kepada terdakwa MERYAM MISTHAM KAMASE dengan pidana penjara selama 2 (dua) tahun, putusan Pengadilan Tinggi Makassar telah sesuai dengan Tuntutan Penuntut Umum dalam menilai rasa keadilan bagi korban.

Karena Terdakwa MERYAM MISTHAM KAMASE tidak puas terhadap putusan Banding Pengadilan Tinggi Makassar, maka Terdakwa mengajukan upaya hukum Kasasi ke Mahkamah Agung pada tanggal 10 November 2021, Namun permohonan Kasasi Terdakwa MERYAM MISTHAM KAMASE ditolak oleh MA. (Felix Sidabutar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button