Nasional

Fantastis! Rp5,29 Triliun Berhasil Diamankan Kejagung

ADHYAKSAdigital.com –Kejaksaan Agung bersama dengan tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah mengumpulkan dan menyita aset yang terbaru dari kasus mega korupsi lahan PT Duta Palma Group dengan tersangka Surya Darmadi sekitar Rp5,29 triliun.

Rincian uang tunai tersebut terdiri pecahan mata uang rupiah, pecahan mata uang dolar Amerika dan pecahan mata uang dollar Singapur. Dengan rincian, pecahan uang rupiah sebesar dari Rp5,1 triliun, mata uang dollar sebesar US$11,4 juta dan mata uang Singapura sebesar Sin$646.Uang tersebut kemudian disimpan dan diserahkan dari pihak Kejagung kepada pihak Bank Mandiri.

Jaksa Agung Pidana Khusus Kejagung, Febrie Ardiansyah menjelaskan mengenai adanya perkembangan dari yang sebelumnya diduga Rp78 triliun menjadi ada peningkatan jumlah kerugian negara.

“Khusus tentang kerugian negara banyak pertanyaan dari rekan rekan media bagaimana perhitungan perhitungan oleh ahli dari auditor BPKP. Di awal penyidikan ada Rp78 T, sekarang ada perkembangan,” ucap Febrie Ardiansyah didampingi Kapuspenkum Ketut Sumedana saat konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta , Selasa (30/8).

Kemudian, ia juga menambahkan aset-aset yang saat ini baru ditemukan dan disita oleh tim penyidik yang telah melakukan penyitaan sekitar 40 bidang tanah yang ada di Jakarta, Riau dan Jambi. Terdapat 6 pabrik kelapa sawit di Jambi dan Riau. Di Jakarta ada aset 6 gedung yang bernilai tinggi terutama di daerah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Terdapat pula 3 gedung apartemen di Jakarta dan 2 hotel di Bali. Kemudian, untuk aset lainnya seperti helikoper juga sudah disita.

“Beserta uang yang disita hari ini yang sudah disebutkan sebelumnya. Jadi, aset yang sudah tersita sampai saat ini oleh Kejaksaan Agung sebesar Rp11,7 triliun,” urai JAM Pidsus Febrie Ardiansyah.

Ia juga menambahkan bahwa ada aset lainnya yang belum bisa dinilai. Untuk itulah nanti akan dikonfirmasi kembali olehnya. Karena saat ini tim penyidik juga masih mencari-cari aset yang dimiliki oleh Surya Darmadi.

“Untuk sementara informasi awal yang penyidik dapat telah tersita aset 11,7 T. Nanti akan kami konfirmasi kembali lebih lanjutnya. Tapi sementara ada aset yang belum dinilai ada 4 unit kapal yang disita di Batam dan Palembang. Intinya tim penyidik meminta untuk berkonsentrasi pada aset-aset yang bisa dilakukan penyitaan untuk kita tampilkan di proses persidangan,” tutupnya. (Felix Sidabutar/Rel)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button