Catatkan Sejarah, JAM WAS Kunjungi Kejari Sabang

ADHYAKSAdigital.com –Dalam kunjungan kerjanya di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Aceh, Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejagung, DR Ali Mukartono mengunjungi Kejaksaan Negeri Sabang, Rabu 10 Agustus 2022.
Berangkat dari Banda Aceh menggunakan kapal laut, rombongan JAM WAS yang saat itu didamping Kajati Aceh Bambang Bachtiar, Asintel Rohmadi, Aswas Zaidar Rasepta dan anggota rombongan lainnya tiba di Pelabuhan Balohan, Kota Sabang.
Walikota Sabang Teuku Nazaruddin bersama unsur Forkompimda Sabang didampingi Kajari Sabang Choirun Parapat SH.MH menyambut langsung kedatangan JAM WAS Ali Mukartono .
Setibanya di Pelabuhan Balohan Sabang selanjutnya rombongan JAM WAS dan Kejati Aceh meluncur ke Kantor Kejari Sabang.
Kepala Kejaksaan Negeri Sabang Choirun Parapat mengaku terharu dan bangga Kejari Sabang di kunjungi JAM WAS Ali Mukartono.
“Kejari Sabang yang terletak di ujung Pulau Sumatera hari ini mencatatkan sejarah mendapat kehormatan dikunjungi Bapak JAM WAS Ali Mukartono,” ujar Choirun Parapat.
Choirun menuturkan, kunjungan kerja pimpinan tersebut merupakan kunjungan kerja dalam rangka melihat langsung kinerja Kejaksaan Negeri Sabang.
Selain di Sabang, kunjungan serupa juga dilakukan untuk Kejari di daerah-daerah dan juga memberikan motivasi untuk dapat meningkatkan kinerja sebagai aparat hukum yang mampu melayani masyarakat dengan baik.
Dalam pengarahannya Ali Mukartono menyampaikan agar jajaran
Kejaksaan Negeri Sabang terus profesional dalam bekerja, dan meningkatkan disiplin pegawai, meskipun bertugas di ujung barat NKRI.
Sebab Kejaksaan harus terus berbenah untuk mereformasi diri menjadi institusi penegak hukum yang dicintai masyarakat, terutama di tengah tren perkembangan meningkatnya tingkat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan R.I di bawah pimpinan Jaksa Agung ST. Burhanuddin.
Public Trust itu disumbangkan salah satu program Kejaksaan, yakni Restoratif Justice, “Oleh karena itu jajaran Kejari Sabang harus terus bekerja dengan disiplin dan penuh semangat,” ujar Ali Mukartono memberi motivasi. (Felix Sidabutar/Relis)




